Hari Pertama Bekerja Kadinas Perdagangan Dan Pasar Semarang Sidak Pasar Johar, Dengarkan Masukan Dan Keluhan Pedagang

Pemerintahan254 Dilihat

CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com

SEMARANG – Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, AP, S.Sos, SH, MH, yang akrab disapa Moi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Johar, pasar terbesar di Kota Semarang,Selasa (25/3/2025).

Dalam sidaknya, Moi berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengarkan keluhan serta masukan terkait kondisi pasar. Ia juga mengecek kelayakan fasilitas pasar, mulai dari kebersihan, saluran air, hingga kondisi kios para pedagang. Beberapa pedagang mengeluhkan kondisi atap yang bocor saat hujan, saluran drainase yang tersumbat, serta akses jalan yang masih kurang memadai bagi pengunjung.

“Kami ingin memastikan para pedagang merasa nyaman berjualan dan pembeli juga merasa aman serta nyaman saat berbelanja di Pasar Johar,” ujar Moi.

Selain itu, Kadinas juga meninjau area parkir dan fasilitas umum seperti toilet dan tempat pembuangan sampah. Ia mengakui bahwa masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki agar aktivitas jual beli semakin lancar. Moi berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat perbaikan, terutama dalam hal infrastruktur dan kebersihan pasar.

“Kami akan segera mengupayakan solusi terbaik agar keluhan pedagang bisa ditindaklanjuti. Pasar Johar adalah pusat perdagangan yang sangat penting bagi Kota Semarang, dan kami ingin memastikan tempat ini tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbelanja,” tambahnya.

Di sela-sela sidak, beberapa pedagang juga menyampaikan harapan agar pemerintah bisa lebih memperhatikan aspek keamanan pasar, termasuk penambahan petugas keamanan dan penerangan di beberapa titik yang masih kurang memadai. Hal ini dianggap penting untuk mencegah tindakan kriminal seperti pencopetan atau kehilangan barang dagangan saat malam hari.

Sidak ini mendapat respons positif dari para pedagang. Mereka berharap pemerintah semakin aktif dalam memperbaiki kondisi pasar agar aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih baik.

Salah satu pedagang pakaian di Pasar Johar, Siti (45), mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Kadinas. “Kami senang ada perhatian langsung dari pemerintah. Semoga keluhan kami segera ditindaklanjuti, terutama soal atap yang bocor dan drainase yang mampet,” ujarnya.

Tidak hanya itu, beberapa pembeli yang sedang berbelanja di Pasar Johar juga memberikan tanggapan positif terhadap sidak ini. Mereka berharap adanya peningkatan fasilitas pasar agar lebih nyaman dan modern.

“Saya sering belanja di sini karena harganya lebih murah dan banyak pilihan. Tapi kalau bisa, pemerintah juga menambahkan kipas angin atau ventilasi yang lebih baik, karena kalau siang hari terasa panas,” kata Rahma, seorang pelanggan setia Pasar Johar.

Moi juga menegaskan bahwa pemerintah Kota Semarang memiliki visi untuk menjadikan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi yang lebih kompetitif di era modern. Oleh karena itu, selain memperbaiki infrastruktur, pihaknya juga akan mendorong digitalisasi pasar dengan program pembayaran non-tunai dan promosi pasar berbasis media sosial.

“Kami ingin agar Pasar Johar dan pasar tradisional lainnya di Semarang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dengan mengikuti tren zaman. Dengan adanya digitalisasi dan fasilitas yang lebih baik, kami optimis daya saing pasar akan meningkat,” jelas Moi.

Dengan adanya perbaikan yang berkelanjutan, Pasar Johar diharapkan bisa semakin berkembang dan tetap menjadi ikon perdagangan di Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas pasar agar tidak hanya nyaman bagi pedagang, tetapi juga menarik lebih banyak pembeli dan wisatawan.

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *