Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang Kukuhkan 2 Profesor, Bidang Ilmu Administrasi Pendidikan Dan Bidang Ilmu Bahasa, Sastra Dan Budaya

Peristiwa177 Dilihat

CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com

SEMARANG – Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparno, MSi. mengukuhkan Prof.Dr.Drs. Rini Werdiningsih, MS. dan Prof.Drs.Yosep Bambang Margono Slamet, M.Si.,M.A. Ph.D sebagai guru besar Bidang Ilmu Administrasi Pendidikan, Dan Bidang Ilmu Bahasa, Sastra Dan Budaya. Pengukuhan dilakukan Prof. Suparno, didampingi oleh Ketua Senat Untag, serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Bimo Widya Andojo, SH. MH, bertempat kampus Untag, Jalan Seteran dalam No. 9 Kota Semarang, rabu (20/12/2023).

Pada prosesi itu, Prof.Drs.Yosep Bambang Margono Slamet, M.Si.,M.A. Ph.D menyampaikan pidato ilmiahnya yang berjudul Membaca sastra untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan memperkokoh Kebudayaan serta jatidiri bangsa.
Dalam pidatonya itu, ia mengajak bersama-sama membangun Indonesia yang berbudaya dengan cara membaca, ungkapnya

“Saya ingin menekankan bahwa membaca buku untuk anak atau mengajarkan membaca kepada anak sejak dini akan memberikan pondasi literasi yang kokoh dan pengetahuan yang baik. Membaca cerita akan membuat anak-anak berpikir dan mengasah daya imajinasi dan daya analisis mereka terhadap berbagai persoalan karena cerita (karya sastra) menyajikan kehidupan dengan segala permasalahannya. Disinilah pentingnya literasi bagi anak yang akan terbawa hingga masa dewasanya. Disamping mampu memahami bacaan (buku) dengan baik, anak yang terbiasa membaca juga akan belajar banyak tentang bahasa dan kebudayaan, ungkapnya

Sementara itu Prof. Dr. Drs. Rini Werdiningsih, MS. menyampaikan pidato Ilmiahnya berjudul “Pendidikan karakter tangguh dan berintegritas: Kolaborasi Keluarga dan Sekolah dalam menanamkan anti korupsi melalui partisipasi Sosial”.

“Indonesia Emas 2045, sebagai visi jangka panjang Indonesia, sangat terkait dengan pendidikan karakter dan sumber daya manusia berkualitas. Pendidikan karakter menjadi landasan penting dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, bertanggung jawab, dan empati, yang pada gilirannya akan membangun masyarakat yang harmonis. Sumber daya manusia berkualitas diperlukan untuk mencapai visi tersebut, dengan fokus padahal pendidikan yang relevan dan berkualitas, yang akan melahirkan tenaga kerja terampil, kreatif, dan produktif. Kombinasi pendidikan karakter yang kuat dan sumberdaya manusia berkualitas akan mendukung perkembangan Indonesia menuju negara maju dan makmur pada tahun 2045, ucapnya

“Pendidikan karakter semakin mendesak untuk diterapkan dalam lembaga pendidikan, mengingat munculnya perilaku negatif seperti kekerasan, pelecehan seksual, korupsi, dan pelanggaran lainnya di sekolah. Saat ini belum banyak sekolah yang memberikan pendidikan secara instens untuk moralitas. Apalagi saat ini ada kecenderungan guru “terpaksa” bertindak hanya sebagai pengajar bukan pendidik, karena dihadapkan pada adanya UU perlindungan anak, HAM sehingga ada batasan seorang guru saat berhadapan dengan murid, sehingga guru tidak bisa optimal dalam mendidik membentuk moralitas yang baik, ungkap Prof Rini.

Sementara itu Rektor Untag,  Prof. Dr. Drs. Suparno, MSi.  dalam sambutannya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Prof.Drs.Yosep Bambang Margono Slamet, M.Si.,M.A. Ph.D dan Prof. Dr. Drs. Rini Werdiningsih, MS.

“Pengukuhan Guru Besar adalah merupakan  tradisi untuk memberikan konfirmasi atas keabsahan sebagai Professor kepada para dosen yang telah berproses dengan semangat perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatkan jabatan akademik tertinggi.
Untuk dapat meraih gelar Profesor, seorang dosen harus memenuhi beberapa syarat, antara lain memiliki ijazah doktor (S-3), dan memiliki karya ilmiah yang telah dipublikasikan di Jurnal Internasional Bereputasi, terang Prof Suparno

Lanjut Prof Suparno, Pengajuan menjadi profesor dapat dilakukan minimal tiga tahun setelah lulus jenjang S-3. Syarat selanjutnya adalah memiliki pengalaman menjadi dosen minimal sepuluh tahun, serta memenuhi jumlah kum atau angka kredit 850 poin dan 1050 poin.

“Dengan dikukuhkannya 2 (dua) orang Profesor pada hari ini, secara keseluruhan UNTAG Semarang memiliki 12 orang Profesor. Menjadi sebuah kebanggaan bagi kami semua Profesor kami adalah dosen yang mengawali karir di UNTAG Semarang, tumbuh dan berkembang di UNTAG Semarang hingga memperoleh gelar akademik tertinggi, bukan Profesor kehormatan, sehingga mereka betul-betul paham dunia pendidikan di UNTAG Semarang.
Kami berharap pengukuhan Prof. Dr. Drs. Yosep Bambang Margono Slamet, M.Si, MA, Ph.D dan Prof. Dr. Dra. Rini Werdiningsih, MS. ini,  dapat menginspirasi para akademisi yang sudah S3 dan memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala untuk segera menyusul meraih jabatan Profesor, sehingga dapat memperkuat potensi SDM UNTAG Semarang, ungkap Prof Suparno.

Tambahnya, Selama saya menjabat sebagai Rektor, dalam kurun waktu 7 tahun telah dikukuhkan 12 orang Profesor dan akan bertambah lagi karena beberapa dosen sedang berproses dalam pengajuan Profesor di LLDIKTI dan di Jakarta. Saya masih optimis sampai dengan akhir tahun 2025, UNTAG akan memiliki paling tidak 15 orang Profesor, ucapnya

“Kita semua memahami bahwa pencapaian Profesor oleh seorang dosen merupakan penghargaan yang sangat prestisisus dan membanggakan. Pencapaian Profesor yang merupakan jabatan tertinggi dalam gelar akademik ini bukan saja merupakan capaian pribadi sebagai seorang dosen, namun juga menjadi capaian program studi, fakultas dan universitas yang sangat penting dan bermanfaat.
Pada kesempatan yang baik ini, saya atas nama pribadi maupun selaku Rektor dengan penuh kebanggaan, saya ingin memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Drs. Yosep Bambang Margono Slamet, M.Si, MA, Ph.D beserta keluarga dan Prof. Dr. Dra. Rini Werdiningsih, MS. beserta keluarga. Semoga beliau berdua dapat menjadi panutan dan pembimbing serta contoh dalam institusi pendidikan, tempat manusia menempa diri dan menimba ilmu, pungkas Prof. Suparno

Ketua LLDikti Wilayah VI, Bimo Widya Andojo, SH, MH. mengatakan, bahwa ini merupakan satu kehormatan bagi LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah bisa mendampingi dan mengantarkan Prof. Dr. Drs. Yosep Bambang Margono Slamet, M.Si, MA, Ph.D dan Prof. Dr. Dra. Rini Werdiningsih, MS.
Apresiasi juga disampaikan kepada Prof. Dr. Drs. Yosep Bambang Margono Slamet, M.Si, MA, Ph.D dan Prof. Dr. Dra. Rini Werdiningsih, MSMS.
Tidak hanya karena prestasi yang ditorehkan, tetapi juga sumbangsihnya terhadap proses pendidikan tinggi di Jawa Tengah selama ini, Ucap Bhimo

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *