Masa Tenang Pemilu 2024, Ini Larangan bagi Kandidat/Tim Kampanye, Lembaga Survei dan Media

Peristiwa114 Dilihat

CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com

PEMILU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan masa tenang Pemilu 2024 mulai Minggu (11/2/2024) hingga Selasa (13/2/2024).
Dalam Pasal 1 Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 dijelaskan masa tenang adalah masa atau waktu yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.

Masa tenang berlangsung H-3 hingga H-1 pemungutan suara atau pencoblosan Pemilu 2024 yang akan digelar Rabu (14/2/2024).

Selama masa tenang Pemilu 2024, ada beberapa hal yang dilarang dilakukan kandidat, tim kampanye, media massa, dan lembaga survei.
KPU sebagai penyelenggara pemilu mengatur beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika masa tenang Pemilu 2024.
Larangan tersebut berlaku bagi peserta pemilu (kandidat), tim kampanye, media, dan lembaga survei.

1. Larangan bagi pelaksana, peserta pemilu, tim kampanye
Dilarang memberikan imbalan atau menjanjikan kepada pemilih supaya:
– Tidak menggunakan hak pilihnya
– Memilih pasangan calon tertentu
– Memilih partai politik peserta pemilu tertentu
– Memilih calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota tertentu
– Memilih calon anggota DPD tertentu
Pihak yang melanggar ketentuan itu diancam dengan hukuman pidana penjara 4 tahun dan denda puluhan juta rupiah.

2. Larangan bagi media massa
Aktivitas media massa, baik cetak, daring (online), media sosial, dan lembaga penyiaran, juga diatur selama masa tenang.
Media massa dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak peserta pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah kepada kepentingan kampanye yang merugikan atau menguntungkan peserta Pemilu.

3. Larangan bagi lembaga survei
Sesuai peraturan KPU, lembaga survei dilarang mempublikasikan hasil survei atau jajak pendapat mengenai pemilu.
Lembaga survei yang melanggar aturan ini diancam hukuman penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.
Tahapan Pemilu 2024
14-15 Februari 2024: Pemungutan dan Penghitungan Suara
15 Februari-20 Maret 2024: Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara

Disesuaikan dengan akhir masa jabatan masing-masing anggota DPRD kabupaten/kota: Pengucapan Sumpah/Janji DPRD kabupaten/kota

Disesuaikan dengan akhir masa jabatan masing-masing anggota DPRD provinsi: Pengucapan Sumpah/Janji DPRD provinsi
1 Oktober 2024: Pengucapan Sumpah/Janji DPR dan DPD
20 Oktober 2024: Pengucapan Sumpah/Janji Presiden dan Wakil Presiden.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *