Deklarasi Dukungan DPC Partai Damokrat Kota Semarang Kepada Salah Satu Bakal Calon Walikota Dirasa Kurang Tepat

Peristiwa167 Dilihat

CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com

SEMARANG- Perihal ramainya pemberitaan deklarasi dan dukungan dalam struktur DPC Partai Demokrat menjadi perbincangan dan polemik dari masyarakat dan juga bakal Calon lainya, mengingat di saat ini masyarakat dan bakal calon lainya juga masih menunggu turunya recomendasi dari DPP partai Demokrat, siapakah yang nanti ditetapkan menjadi Calon Walikota Semarang dari internal Partai Demokrat.

Saat dikonfirmasi awak media Ketua DPC Partai Demokrat Kota Semarang Liluk menjelaskan,

“Memang benar hari ini senin (27/4/2024) kami dari DPC Partai Demokrat yang didukung 16 perwakilan PAC dan 177 rating mendeklarasikan dukungan kepada Mas Yoyok Sukawi untuk maju sebagai Calon Walikota Semarang, ucapnya

Lanjutnnya, dasar dukungan ini adalah Surat tugas dari DPP yang ditunjukan kepada DPC Kota Semarang.

“Jadi berdasarkan surat tugas tersebut sangat jelas bahwa isinya hanya Mas Yoyok Sukawi yang di berikan surat tugas oleh DPP Partai Demokrat, makanya kami melakukan Deklarasi Dukungan.

“Coba Mas ditanyakan ke DPP langsung aja, ujar Liluk

Sementara itu, saat awak media mencoba menghubungi Andi Arif Selaku BAPILU DPP Partai Demokrat, melalu telpon dan WhatsApp mengenai hal ini masih belum mendapat jawaban.

Ditempat terpisah Sigit Sabariyanto saat dimintai pendapatnya oleh awak media, sebagai salah satu Ketua Tim Pemenangan Bakal calon Walikota Semarang yang juga mendaftar melalui Partai Demokrat mengatakan,

” Saya sendiri baru mendengar hal ini, DPC partai Demokrat harusny tidak terburu-buru, karena ini kan masih dalam proses, sebaiknya tunggu kepastian Recomendasi turun dari DPP Partai Demokrat dulu semestinya.

” Ya seharusnya tunggu kepastian resmi Recomendasi turun dari DPP Partai Demokrat, jangan mengunakan Surat tugas, karena itu bukan kepastian Recomendasi, kecuali bakal calon dari Partai Demokrat Tunggal tidak ada yang lain, kalau begini kan jadi kurang pas rasanya dan buat apa dibuka pendaftaran bakal Calon, kalau ternyata surat tugas diangap sebagai Recomendasi, meskinya bisa membedakan, justru kami jadi ingin melihat isi dan bentuk surat tugas tersebut, apakah ada daluwarsanya, apakah memang menyebutkan nama seseorang ditetapkan sebagai Calon Walikota Semarang dari Partai Demokrat, terangnya

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *