Kasdam IV/Diponegoro Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Makodam

Peristiwa61 Dilihat

CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com

Semarang – *Salam Pancasila*..!! ucap Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si., pada saat memimpin Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Makodam. Sabtu (1/6/2024).

Mengulas balik sejarah Hari Lahir Pancasila dimana pertama kali diperkenalkan oleh Bung Karno pada pidato pertamanya pada Tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).

Dihadapan seluruh pasukan Upacara, melalui sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Kasdam mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan makna Pancasila sebagai alat pemersatu dari macam perbedaan suku, agama, budaya dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan YME, sebab makna yang terkandung dalam tiap butir Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi inklusivitas, toleransi dan gotong royong yang menjadi bintang pemandu kehidupan bagi bangsa Indonesia, sesuai dengan cita-cita pendirian negara.

“Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika”, Ujar Kasdam.

Melalui momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, kiranya nilai-nilai yang terkandung di tiap butir dapat ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Termasuk menjadikan Pancasila sebagai filter di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi.

“Dengan semangat Pancasila yang kuat, seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi”, Tambahnya.

Terlebih di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi, sosial dan politik.

“Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, Makmur dan berwibawa di kancah dunia”, Tutupnya.

(Adi-Pendam IV/Diponegoro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *