PAPDA Kota Semarang Dorong Regenerasi Pemimpin Muda

Serba-Serbi291 Dilihat

CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com

Semarang – Semangat perubahan mulai mengalir kuat di tubuh Paguyuban Putra Daerah (PAPDA) Kota Semarang. Sebuah angin segar hadir melalui komitmen pendiri sekaligus pembina PAPDA, Rozikin Subastian BD, yang menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan demi menjaga keberlangsungan organisasi di masa depan.

Menurut Rozikin, organisasi seperti PAPDA harus terus berkembang dan beradaptasi, salah satunya dengan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran strategis. Ia percaya, anak muda memiliki energi, ide segar, dan keberanian dalam mengeksekusi gagasan yang progresif.

“Regenerasi ini bukan sekadar tradisi, tapi kebutuhan. Tanpa anak muda yang maju dan mengambil peran, organisasi akan berjalan di tempat. Kita harus percaya bahwa mereka bisa membawa perubahan,” ujar Rozikin dalam sambutannya saat pelantikan kepengurusan baru PAPDA Kota Semarang.

Sebagai bukti nyata dari komitmen tersebut, PAPDA resmi menunjuk Riswan Tri Sahputro sebagai ketua baru. Sosok muda yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial ini dipercaya mampu membawa semangat baru dalam tubuh organisasi. Ia diharapkan menguatkan peran pemuda sebagai penggerak pembangunan dan agen perubahan di masyarakat.

Selain perannya di PAPDA, Rozikin Subastian BD juga diketahui masih aktif menjabat sebagai Ketua DPD Warga Jaya Indonesia (WJI), sebuah organisasi yang kini telah bertransformasi menjadi WargaBumi Putra Indonesia (WIB) Jawa Tengah. Transformasi ini menandai perluasan visi dan peran organisasi dalam skala yang lebih luas, dengan fokus pada penguatan nilai-nilai kebangsaan, kemandirian ekonomi, dan pelestarian lingkungan hidup.

“Kita tidak bisa berdiri di satu titik. Dunia berubah, dan organisasi pun harus ikut bertransformasi. WargaBumi Putra Indonesia lahir sebagai bentuk semangat baru untuk menjemput masa depan dengan lebih matang dan berdaya,” ujar Rozikin dalam kesempatan terpisah.

Di tengah peran gandanya itu, Rozikin menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi untuk membangun jaringan yang lebih kuat, memperluas dampak sosial, serta mencetak pemimpin-pemimpin muda yang memiliki visi nasionalis, mandiri, dan berorientasi pada kebermanfaatan.

PAPDA sendiri hingga kini dikenal sebagai organisasi yang mandiri secara ekonomi. Dengan jaringan usaha yang tersebar di berbagai sektor—mulai dari kuliner, pertanian, hingga jasa digital—PAPDA mampu membuktikan bahwa organisasi kepemudaan dapat berdiri tanpa bergantung sepenuhnya pada donatur eksternal. Jaringan usaha ini juga membuka lapangan kerja dan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi bagi para anggotanya.

Ketua baru, Riswan Tri Sahputro, menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan visi kemandirian dan pemberdayaan yang telah dirintis oleh para pendahulu. Ia berharap kepemimpinannya dapat memperkuat jejaring antaranggota, menciptakan program inovatif, serta melahirkan lebih banyak kader muda yang siap memimpin di berbagai sektor.

Dengan kombinasi antara semangat muda, pengalaman para senior, serta pondasi organisasi yang kuat, PAPDA Kota Semarang kini menatap masa depan dengan percaya diri. Regenerasi bukan hanya sebuah proses struktural, tetapi momentum untuk memperkuat identitas, memperluas dampak, dan terus berkontribusi nyata bagi daerah.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *