CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com
SEMARANG – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah kembali menorehkan langkah baru dalam dakwah. Sabtu (13/9/2025), mereka meresmikan Mualaf Learning Center (MLC) sekaligus menggelar Pembekalan Dai Komunitas Era Digital di Aula Rumah Sakit UNIMUS Lantai 7, Semarang.

Acara yang berlangsung hangat itu dihadiri tokoh penting, mulai dari Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Dr. Latif Usman, Rektor UNIMUS Prof. Dr. H. Masrukhi, hingga jajaran pimpinan Muhammadiyah pusat dan wilayah.
MLC digagas sebagai ruang aman bagi para mualaf untuk belajar, mendapat pendampingan, dan merasakan kehangatan solidaritas umat. “Kita ingin MLC menjadi rumah baru yang tidak hanya membina iman, tapi juga memberi rasa nyaman dalam kehidupan sosial,” kata salah satu pimpinan PWM Jateng.
Tak hanya itu, Muhammadiyah juga menyiapkan dai komunitas agar lebih siap menghadapi tantangan zaman. Lewat pembekalan khusus, para dai diperkenalkan dengan teknologi digital, bahkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), untuk membuat dakwah lebih segar, kreatif, dan dekat dengan generasi muda.

Ketua LDK PWM Jateng, Dr. KRAT. AM Jumai,SE.MM. menekankan bahwa program ini akan bersinergi dengan LazisMu dan mitra lainnya. “Pendampingan mualaf harus menyentuh banyak sisi: agama, ekonomi, hingga sosial. Semua itu penting agar mereka benar-benar kuat melangkah,” ujarnya.
Sekitar 150 peserta dari berbagai daerah hadir dalam kegiatan ini. Kehadiran MLC sekaligus menjadi penegasan komitmen Muhammadiyah Jateng: menghadirkan dakwah yang inklusif, adaptif, dan tak ketinggalan zaman.
(Red)







