CMNnews-INDONESIA
Semarang – Menjelang penghujung tahun 2025, Warga Bumiputra Indonesia (WBI) Jawa Tengah mulai memanaskan mesin gerakan sosialnya. Sejumlah program kemasyarakatan tengah dimatangkan, dengan semangat memperkuat solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan di berbagai daerah.

Ketua DPD WBI Jateng, Rozikin Subastian BD, menegaskan bahwa program akhir tahun ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata WBI untuk hadir di tengah masyarakat.
“Kami di WBI Jateng sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa pun yang memiliki visi membangun masyarakat yang mandiri, berdaya, dan saling peduli. Inilah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Tengah,” ujar Rozikin di sela rapat koordinasi pengurus di Semarang.
Dalam agenda tersebut, WBI Jateng menyiapkan beragam kegiatan, mulai dari bakti sosial, santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa, pelatihan keterampilan masyarakat, hingga aksi lingkungan dan donor darah.
Sekretaris DPD WBI Jateng, Dr. H. AM. Jumai, SE, MM, menambahkan bahwa program ini menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya rutinitas tahunan. Kami ingin WBI benar-benar hadir lewat tindakan nyata. Semangat WBI adalah semangat pengabdian,” tegas Dr. AM. Jumai.
Sebagai organisasi yang didirikan oleh Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. A.M. Hendropriyono, S.T., S.H., M.H., WBI konsisten menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kemanusiaan, dan gotong royong. Dukungan dari Ketua Umum menjadi dorongan kuat bagi seluruh pengurus daerah untuk terus berkarya di bidang sosial.

Rozikin BD menutup rapat dengan nada optimistis.
“Kami ingin WBI Jateng menjadi penggerak kebaikan dan inspirasi bagi daerah lain. Di tengah tantangan zaman, gotong royong dan kepedulian sosial harus terus hidup. Itulah semangat yang kami bawa di setiap langkah,” pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus harian, antara lain:
Rozikin Subastian BD (Ketua DPD WBI Jateng), Dr. H. AM. Jumai, SE, MM (Sekretaris), Asnah (Bendahara), Rusiati (Kabid UMKM), Trimega (Kabid Sosial), dan Sigit Hidayatulloh (OKK).
(Red)







