Citramedianusantara.com
Semarang — Pokdarkamtibmas Jawa Tengah menggelar peresmian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan yang dikelola oleh Kepala Bidang UMKM. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025 di The Park, Jalan Madukoro, Semarang, ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor UMKM.

Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh Sekretaris Pokdarkamtibmas Jateng, Ir. H. P. Ari Wibowo, SH, SE, MM, Kabid UMKM Pokdarkamtibmas Jateng, Yayik Kusriyati, SE, serta Ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB), Dr. H. AM. Jumai, SE, MM. Selain itu, sejumlah anggota Pokdarkamtibmas Jawa Tengah juga hadir untuk memberikan dukungan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Pokdarkamtibmas Jateng Ir. H. P. Ari Wibowo menegaskan bahwa peresmian ini menjadi bukti keseriusan organisasi dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat.
“Peresmian UMKM binaan ini merupakan wujud nyata komitmen Pokdarkamtibmas dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Kami tidak hanya berfokus pada keamanan dan ketertiban, tetapi juga pada pemberdayaan. Dengan hadirnya UMKM baru ini, kami berharap tercipta peluang usaha yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid UMKM Pokdarkamtibmas Jateng Yayik Kusriyati, SE menjelaskan bahwa UMKM ini diharapkan menjadi ruang pertumbuhan ekonomi lokal.
“UMKM ini kami dirikan sebagai ruang bagi masyarakat untuk berkembang, berkreasi, dan meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pengurus dan anggota Pokdarkamtibmas Jateng. Ke depan, kami akan terus melakukan pembinaan dan membuka jaringan pemasaran agar UMKM binaan dapat tumbuh lebih kuat dan kompetitif,” tandasnya.
Kehadiran para tokoh organisasi serta pengurus Pokdarkamtibmas Jateng yang mengenakan seragam kebesaran menandai kuatnya semangat kebersamaan dan komitmen organisasi dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. Peresmian ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi dan kolaborasi baru dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah.
(Red)






