HAKORDIA 2025 di Semarang: GNPK Jateng Kukuhkan Satgas Pemantau Dapur SPPG MBG dan Tegaskan Komitmen Perang Total Melawan Korupsi

Peristiwa351 Dilihat

CMNnews-INDONESIA

Semarang- Semangat antikorupsi menggema kuat di Gedung Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Selasa (9/12/2025), dalam rangka Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA). Ratusan peserta dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah memadati gedung sejak pagi untuk mengikuti rangkaian acara yang dikemas secara khidmat dan inspiratif oleh DPW Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Provinsi Jawa Tengah.

Acara berlangsung meriah namun tetap sarat makna, mengangkat tema besar penguatan pengawasan publik terhadap pengelolaan Dapur SPPG MBG, salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mencanangkan pembangunan 2.777 dapur di seluruh Wilayah Jateng.

Setelah pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya serta Mars GNPK, suasana gedung semakin hidup saat Ketua DPW GNPK Jateng, HR Mastur, SH, M.Si, menyampaikan sambutan utama.

Dalam pidatonya, Mastur menegaskan bahwa HAKORDIA bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperbarui komitmen bangsa dalam memerangi korupsi yang disebutnya sebagai “kejahatan luar biasa yang merusak masa depan generasi.”

“Di tengah pembangunan 2.777 Dapur SPPG MBG, kita harus memastikan setiap rupiah dikelola secara transparan dan akuntabel. GNPK hadir memberikan dukungan penuh melalui pemantauan publik, sebagai bagian dari hak konstitusional masyarakat,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat sebagai pilar utama pengawasan, mulai dari pelaporan dugaan penyimpangan hingga keterlibatan langsung dalam evaluasi program.

Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, SS, MM, memberikan apresiasi kepada GNPK atas konsistensinya menjaga integritas tata kelola pemerintahan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, SH, S.St.M.K, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi sangat terbuka terhadap pengawasan masyarakat.

“Kami membangun dapur SPPG MBG bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi untuk masa depan kualitas SDM Jawa Tengah. Dan setiap investasi harus bersih dari praktik korupsi,” tegasnya

Momentum penting terjadi saat GNPK mengukuhkan,
Pengurus DPK GNPK Kota Semarang, dan Satgas Pemantau Dapur SPPG MBG se-Jawa Tengah.
Pelantikan ini menandai penguatan struktur GNPK di akar rumput, sekaligus memastikan pengawasan program dapur MBG dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan profesional.

Para anggota Satgas terlihat antusias saat menerima mandat, yang menjadi bukti bahwa partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi terus tumbuh.

Acara berlanjut dengan pemberian Piagam Penghargaan kepada tokoh dan aktivis yang dinilai memiliki keberpihakan kuat terhadap upaya pemberantasan korupsi di Jawa Tengah.

Momen ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan keberanian dalam menjaga integritas publik.

Seminar Panel HAKORDIA 2025 membedah Transparansi Program MBG dari Tiga Sudut Pandang,
seminar panel dimulai dengan dipandu oleh moderator Dr. Bambang, Dekan UNSIQ Wonosobo.

Dua narasumber tampil memberikan materi dari perspektif berbeda namun saling melengkapi:
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah
Memberikan materi Mekanisme pengawasan antikorupsi dan evaluasi potensi korupsi pada Dapur SPPG MBG.
Kajati mengulas pendekatan yuridis dan teknis dalam pengawasan anggaran MBG, serta menegaskan bahwa kejaksaan siap menindak dugaan penyimpangan tanpa pandang bulu.

Pemateri ke dua H. Puspowardoyo, Pemilik Dapur SPPG MBG Boyolali memberikan materi, Membangun komitmen antikorupsi dari tingkat pelaksana lapangan.
Puspowardoyo berbagi pengalaman mengelola dapur MBG dengan standar integritas tinggi, sekaligus menyampaikan kendala-kendala yang sering muncul di lapangan.

Menjelang usai acara, panitia membacakan rumusan hasil seminar yang berisi rekomendasi penguatan sistem pengawasan, mekanisme laporan publik, dan pembentukan jejaring evaluasi masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan foto bersama seluruh peserta.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *