CMNnews-INDONESIA
Semarang- Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang menggelar rapat koordinasi pengurus yang penuh makna di Rumah Makan Ayam Penyet Jalan Gajah Mada Kota Semarang, Sabtu pagi ini. Rapat yang dihadiri oleh berbagai unsur kepemimpinan FKSB bertujuan untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam menjalankan program kerja organisasi sepanjang tahun 2026.
Hadir dalam acara ini sebagai pimpinan FKSB adalah Ketua Umum AM Jumai, Sekretaris Jenderal Asyrofi Azis, serta Bendahara Umum Hernawan Tri Handoyo yang secara aktif memimpin pembahasan setiap poin agenda. Tidak hanya itu, kehadiran para Penasehat dan Pembina yang memiliki kedudukan serta pengalaman luas dalam dunia organisasi masyarakat menjadi nilai tambah dalam rapat ini. Di antaranya adalah KH Anasom, KH Danusiri, dan Kiyai Robani, yang turut memberikan arahan dan masukan berharga untuk kemajuan FKSB. Jajaran pengurus dari berbagai tingkat juga menghadiri acara ini dengan antusias, menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat peran FKSB sebagai wadah komunikasi dan sinergi antar organisasi masyarakat di Kota Semarang.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua AM Jumai menyampaikan bahwa tahun 2026 ini menjadi periode yang seksi bagi FKSB untuk meningkatkan peran serta dalam membangun masyarakat yang harmonis dan produktif. “Kita perlu menyusun langkah-langkah yang jelas dan terencana agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh elemen ormas dan masyarakat Kota Semarang,” ujarnya.
Rapat ini fokus pada dua agenda utama yang menjadi prioritas kerja FKSB tahun ini. Pertama, pembahasan mendalam mengenai rencana pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) FKSB 2026 yang akan digelar pada bulan April 2026. Pada rakor tersebut, akan dibahas secara komprehensif program kerja rinci, alokasi sumber daya, serta pembagian tugas antar divisi untuk memastikan setiap kegiatan berjalan lancar termasuk untuk pembuatan laporan. Selain itu, pihak pengurus juga melakukan pemantapan persiapan menyeluruh untuk kegiatan musyawarah yang akan datang, termasuk penyusunan materi, identifikasi peserta, dan penentuan mekanisme yang akan diterapkan.
Agenda kedua yang menjadi fokus utama adalah penyelenggaraan Musyawarah Besar FKSB Kota Semarang yang telah dijadwalkan pada bulan November 2026. Musyawarah ini diharapkan akan menjadi ajang untuk mengevaluasi kerja organisasi selama satu tahun, menyusun arah kebijakan baru, serta memperkuat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota FKSB dari berbagai ormas yang tergabung.
Untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan musyawarah tersebut, melalui rapat telah ditetapkan Susunan Panitia (SC) yang akan mengendalikan arah dan kebijakan penyelenggaraan. Anggota SC yang terdiri dari KH Anasom, KH Danusiri, Kiyai Robani, Slamet Widodo, Rita Maharani, Aditya Surya Kurniawan, dan Bambang Pramusinto merupakan tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi dan kredibilitas tinggi dalam bidang organisasi dan masyarakat. Sementara itu, untuk menangani pelaksanaan teknis dan operasional, telah ditunjuk Organizing Committee (OC) yang terdiri dari Willy, Sholehati, Naneth, Dadang Abdurahman, dan Najib. Para anggota OC telah mendapatkan amanah untuk segera memulai persiapan awal, termasuk penyusunan timeline kegiatan, identifikasi kebutuhan logistik, dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Pada sesi penutup, KH Anasom memberikan pesan bahwa sinergi antar ormas adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan masyarakat saat ini. “FKSB harus terus menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai ormas, sehingga bersama-sama kita dapat berkontribusi positif bagi kemajuan Kota Semarang,” tegasnya. Rapat diakhiri dengan kesepakatan bersama bahwa seluruh pengurus akan segera menjalankan tugas masing-masing untuk mewujudkan semua rencana yang telah disepakati dalam rapat koordinasi ini.
(Red)







