Relawan Bocahe Gibran Nusantara Tak Akan Terpancing Banyaknya Isu Menyerang Masing-Masing Paslon

Peristiwa68 Dilihat

CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com

SOLO- Bocahe Gibran Nusantara tak terpengaruh isu apapun yang saat ini tengah berkembang. Mereka fokus melakukan penggalangan suara untuk memenangkan paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

“Kami pastikan Bocahe Gibran tidak terprovokasi, dan tegak lurus Mas Gibran. Apa yang jadi atensi Mas Gibran, kami lakukan. Kami sudah sampaikan tidak perlu menanggapi isu, cuekin saja fitnah, hoaks. Yang penting bekerja,” terang Plt Ketua Relawan Bocahe Gibran Nusantara, Yuda Wasita Kartika saat ditemui wartawan dalam Rapat Koordinasi Daerah di Sunan Hotel Solo, Selasa (21/11/2023).

Menurutnya, pertemuan itu dilakukan sinkronisasi program-program yang ada, sesuai petunjuk dari Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran. Diharapkan melalui kegiatan itu program yang ada di-breakdown hingga tingkat RT.

“Semoga progam-program ini bisa ter-breakdown hingga RT/RW. Sehingga program-program paslon nomor urut 2 menjadi semangat para pemilih akar rumput. Salah satunya program kami Keroyok Jateng harus kita approach,” ujarnya.

Dikatakan, memenangkan wilayah Jateng untuk menjadi lumbung suara Prabowo-Gibran sangatlah penting. Pasalnya, Jateng kampung halaman Gibran.

“Harus optimistis. Peran anak muda membuktikan eksistensi, Mas Gibran bisa menang di kampung sendiri,” ujarnya.

Penuturan senada disampaikan Muchsin Pohan saat diwawancara wartawan. Dia bertekad terus melakukan roadshow di berbagai daerah di Jateng untuk memastikan basis suara Prabowo-Gibran aman, atau tak dimasuki paslon lainnya.

“Kami sudah bergerak di 19 kabupaten/kota sejauh ini. Kami tidak melakukan sesuatu hoaks, dan tetap melakukan yang soft saja. Tidak perlu lah menjelekkan pasangan lain. Itu yang mungkin jadi daya tarik pasangan nomor 2,” tutur dia.

Muchsin menjelaskan pihaknya menggunakan strategi penetrasi yang berbeda di setiap wilayah. Sebab setiap kabupaten/kota mempunyai karakteristik sendiri-sendiri. Dia mencontohkan di Salatiga banyak instruktur senam ibu-ibu.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *