Mahasiswa PPG Prajabatan UNNES Gelombang 1 Tahun 2023 Mengadakan Pelatihan Eco-Pounding di SDN Bendan Ngisor Kota Semarang.

Peristiwa103 Dilihat

CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com

SEMARANG- Projek kepemimpinan merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa PPG Prajabatan. Projek ini dilaksanakan pada Hari Rabu, 17 April 2024 di SD Negeri Bendan Ngisor yang beralamat di Jl. Lamongan Raya No. 60, Bendan Ngisor, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.

 

Mahasiswa membuat projek dengan judul “Pelatihan Eco-Pounding Guna Mendukung Program Rintisan Sekolah Adiwiyata Di SD Negeri Bendan Ngisor”. Sasaran pada pelatihan kali ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Bendan Ngisor. Kegiatan Pelatihan Eco-Pounding ini dilaksanakan bersama tim diantaranya, Anabela, Anggita Ida, Anggitasari, Anggraheni, Anggun, Anik, Annisa Nur, Annisa Shiqdi, dan Annisa Triardianti. Dosen yang mendampingi pada projek kepemimpinan ini adalah Bapak Galih Mahardika Christian Putra, S. Pd., M. Pd.

Eco-pounding merupakan salah satu produk tekstil yang ramah lingkungan. Eco-Pounding berasal dari kata “Eco” yang berarti ekosistem dan “Pounding” yang berarti pukul. Sehingga dapat diartikan bahwa Eco-Pounding adalah cara pembuatan hasta karya dengan cara mencetak motif daun atau bunga yang bahan-bahannya terdapat di alam dengan cara dipukul.

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh SD Negeri Bendan Ngisor yang merupakan Sekolah Rintisan Adiwiyata. SD Negeri Bendan Ngisor terus berupaya untuk mewujudkan warga dan lingkungan sekolah yang peduli pada lingkungan sekitar. Salah satu ciri Sekolah Adiwiyata adalah adanya taman. Untuk memaksimalkan fungsi taman dan beragam tanaman yang ada di dalamnya, SD Negeri Bendan Ngisor perlu untuk memiliki program aktivitas yang mengarah terhadap pemanfaatan tanaman agar lebih bernilai. Salah satu upaya untuk mewujudkan Sekolah Adiwiyata yang mampu memanfaatkan tanaman yang ada di lingkungan sekolah, yaitu dengan melalui pelatihan hasta karya dengan teknik Eco-Pounding.

Alur pelaksanaan dari kegiatan ini terbagi menjadi dua tahap diantaranya persiapan dan pelaksanaan. Tahap pertama adalah persiapan, tim melakukan observasi ke sekolah. Selanjutnya, tim melakukan kerjasama dengan sekolah mitra dengan terlebih dahulu meminta izin kepada Ibu Sri Sayuti, M. Si. selaku kepala SD Negeri Bendan Ngisor. Setelah mendapatkan izin dari sekolah mitra, mahasiswa PPG menyiapkan materi untuk kegiatan pelatihan. Tahap kedua adalah pelaksanaan, diawali dengan persiapan tim menyiapakan alat dan bahan seperti totebag/kain dan palu, registrasi peserta didik untuk mengecek kehadiran, penjelasan materi tentang eco-pounding, praktik pembuata, eco-pounding, dan diakhiri dengan dokumentasi.

Pada pelatihan kali ini, tim mengajak peserta didik untuk membawa daun dan bunga dari rumah namun tetap memanfaatkan taman yang ada di sekolah.

Langkah-langkah yang dilakukan dalam pelatihan eco-pounding adalah sebagai berikut: 1) Membentangkan totebag/taplak yang sudah melalui proses direndam dengan air panas dan tawas, 2) Meletakkan/menata bunga dan daun sebagai bahan pewarna di atas kain, 3) Melapisi dengan plastik pada bagain dalam totebag dan di bagian atas bunga/daun, 4) Memukul bunga atau daun yang sudah ditata menggunakan palu sampai bunga atau daun mengeluarkan pigmen, 5) Bunga dan daun dibiarkan pada permukaan kain sampai kering. 6) Bunga atau daun dilepas dari kain dan selanjutnya dicuci tanpa menggunakan sabun agar warna tetap awet.

Kami selaku tim yang melaksanakan Pelatihan Eco-Pounding berharap semoga dengan adanya pelatihan di SD Negeri Bendan Ngisor dapat lebih mengembangkan kreativitas peserta didik dan warga sekolah dalam memanfaatkan lingkungan sekitar, dapat menghasilkan produk lain yang memiliki nial jual, serta menghasilkan inovasi yang memiliki kualitas baik dan unggul.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *