CMNnews-INDONESIA
citramedianusantara.com
SEMARANG – Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang tengah mematangkan rencana audiensi dengan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Pertemuan ini dinilai penting setelah hampir tiga bulan lamanya forum tersebut menunggu tindak lanjut atas surat permohonan yang telah diajukan.

Dalam rapat koordinasi internal yang digelar Rabu (24/9/2025), FKSB menyepakati sejumlah agenda yang akan dibawa dalam audiensi. Fokus utamanya adalah membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan (ormas) dengan Pemerintah Kota Semarang, sekaligus membahas isu-isu strategis yang dihadapi masyarakat.
Ketua FKSB Kota Semarang, Dr. KRAT. KH. A.M. Juma’i, SE., MM, menegaskan bahwa forum ini sejak awal berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan partisipatif.
“Kami percaya ormas adalah bagian penting dari kekuatan sosial masyarakat. Karena itu, kami mendorong adanya dialog langsung dengan Ibu Wali Kota agar tercipta pemberdayaan dan pelibatan ormas secara resmi serta transparan,” ujar Juma’i.
Empat Agenda Utama FKSB
Dalam audiensi nanti, FKSB akan menyampaikan empat poin utama, di antaranya:
1. Tindak Lanjut Perda Pemberdayaan Ormas No. 3 Tahun 2023
FKSB meminta segera diterbitkannya Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai aturan pelaksana perda tersebut. Dengan begitu, ormas bisa bermitra dengan organisasi perangkat daerah (OPD) hingga kecamatan secara legal dan terbuka.
2. Penyediaan Sekretariat FKSB di Aset Pemkot Semarang
Forum berharap pemerintah kota dapat menyediakan salah satu aset miliknya sebagai sekretariat resmi, guna mendukung kegiatan dan pelayanan FKSB.
3. Penguatan Peran dan Eksistensi Ormas
FKSB mengusulkan program kolaboratif, seperti Ormas Award, Ormas Expo, Festival Budaya Ormas, hingga Studi Komparatif. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk apresiasi sekaligus peningkatan kapasitas organisasi masyarakat.
4. Agenda Lain-lain
Termasuk berbagai masukan dari anggota ormas terkait persoalan sosial, ekonomi, hingga budaya yang berkembang di Kota Semarang.
AM. Juma’i menambahkan, seluruh agenda tersebut telah melalui musyawarah antarormas anggota FKSB. Ia berharap, Wali Kota Semarang dapat segera menjadwalkan pertemuan demi memperkuat peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah kota.
(Red)






