Warga Karangroto Apresiasi Pemkot Semarang atas Pembangunan Pavingisasi, Harapkan Program Berlanjut di 2026

Terbaru245 Dilihat

Citramedianusantara.com

SEMARANG — Warga Kelurahan Karangroto, RT 6 RW 2, Kecamatan Genuk, Kota Semarang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) atas terlaksananya pembangunan pavingisasi di lingkungan mereka.

Program pavingisasi ini menjadi angin segar bagi warga setelah sekian lama berharap adanya perbaikan infrastruktur jalan di kawasan padat penduduk tersebut. Sebelum dilakukan pembangunan, kondisi jalan di RT 6 RW 2 cukup memprihatinkan, berlubang, becek saat hujan, dan berdebu saat kemarau. Kondisi itu sering menyulitkan warga, terutama anak-anak sekolah, lansia, serta pedagang yang beraktivitas setiap hari.

Kini, wajah lingkungan Karangroto berubah lebih tertata dan bersih. Jalanan yang telah dipaving tampak rapi, mudah dilalui kendaraan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. Tak hanya memperindah tampilan wilayah, pembangunan ini juga turut meningkatkan kualitas hidup warga karena aktivitas ekonomi dan sosial menjadi lebih lancar.

Ketua RT 6 Novel Maulana menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkot Semarang atas perhatian dan realisasi pembangunan di lingkungannya. Menurutnya, keberadaan pavingisasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Semarang dan Disperkim atas pembangunan pavingisasi ini. Jalan yang dulu rusak kini sudah bagus dan nyaman dilalui. Warga sangat senang karena lingkungan terlihat lebih bersih dan rapi,” ujar Novel.

Hal senada disampaikan Agung Prasetyo, Ketua Paguyuban Gang Anggrek, yang juga aktif menggerakkan warga dalam kegiatan sosial lingkungan. Ia menilai pembangunan ini bukan hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan antarwarga.

“Dengan adanya pavingisasi ini, warga jadi lebih kompak. Kami bergotong royong menjaga kebersihan dan ikut membantu proses pekerjaan agar berjalan lancar. Harapan kami, program ini bisa berlanjut karena masih ada beberapa ruas jalan lain yang perlu diperbaiki,” ucap Agung.

Tokoh masyarakat sekaligus tokoh ormas dan pelaku UMKM Kota Semarang, Rozikin Subastian BD, turut memberikan apresiasi atas perhatian Pemkot Semarang. Ia menilai program ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perkampungan.

“Kami sangat bersyukur pemerintah hadir dan peduli terhadap lingkungan kami. Harapan kami, pembangunan di Karangroto tidak berhenti di sini, tetapi juga bisa menyentuh sektor lain seperti TPQ, gedung serbaguna, taman bermain, dan sarana olahraga,” ujar Rozikin.

Warga berharap agar pada tahun 2026 nanti, Pemerintah Kota Semarang dapat kembali melanjutkan program pembangunan di wilayah mereka. Selain peningkatan kualitas jalan, warga juga ingin agar program ke depan melibatkan masyarakat secara aktif agar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Pembangunan pavingisasi di Karangroto menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah perbatasan kota. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kawasan Karangroto dan sekitarnya semakin maju, nyaman, dan menjadi contoh lingkungan yang aktif berpartisipasi dalam pembangunan kota.

“Kami siap mendukung setiap program pemerintah. Dengan kerja sama dan komunikasi yang baik, kami yakin Karangroto bisa menjadi wilayah yang tertata, maju, dan menjadi kebanggaan warga Genuk,” tutup Rozikin.

Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat dan Pemerintah Kota Semarang dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik, tertata, dan nyaman bagi semua warga.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *