CMNnews-INDONESIA
Semarang — Pihak kontraktor pelaksana proyek Perbaikan Tutup Talud di Kampung Kreo Siwarak RT 5 RW 2, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebutkan adanya kerusakan pada bagian tutup talud meski pekerjaan belum memasuki tahap serah terima pertama (PHO).
Elief, selaku pelaksana lapangan dan pemilik CV pemenang tender dengan kode lelang 10061098000 pada LPSE Kota Semarang, menyampaikan bahwa temuan kerusakan yang muncul di lapangan bukan disebabkan oleh kualitas pekerjaan yang buruk, melainkan merupakan bagian dari proses pengerjaan yang masih berlangsung.
Menurutnya, pekerjaan yang sedang berjalan belum memasuki tahap finalisasi sehingga beberapa bagian belum mencapai kondisi sempurna. “Kami tegaskan bahwa proyek ini masih dalam tahap pekerjaan. Setiap kerusakan minor ataupun ketidaksesuaian yang muncul merupakan bagian dari proses yang akan segera kami perbaiki sebelum memasuki PHO,” jelasnya.
Lebih lanjut, Elief menegaskan bahwa pihaknya bekerja sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang selaku satuan kerja. Proyek dengan nilai pagu Rp 711.104.846,78 yang bersumber dari APBD 2025 tersebut masih dalam masa pengerjaan dan selalu diawasi oleh konsultan pengawas serta pihak dinas terkait.
“Kami bertanggung jawab penuh terhadap mutu pekerjaan. Setiap temuan di lapangan akan kami tindak lanjuti. Prinsip kami adalah bekerja sesuai standar, transparan, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Terkait sorotan publik, pihak kontraktor justru mengapresiasi perhatian masyarakat terhadap kualitas pembangunan di lingkungan mereka. Elief menegaskan bahwa pihaknya terbuka menerima masukan dan siap memastikan bahwa hasil akhir pekerjaan akan sesuai dengan perencanaan serta bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan klarifikasi ini, pihak kontraktor berharap tidak ada kesalahpahaman dalam penafsiran informasi yang beredar. Mereka memastikan proyek akan diselesaikan tepat waktu dan sesuai ketentuan sebelum dilakukan serah terima pekerjaan.






